Label

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juni 2024

Idul Qurban memperkokoh Ukhuwah Islamiyah dan Meningkatkan Kepedulian Sosial di tengah-tengah Masyarakat

 IPARI KAB. SOPPENG "PELAKSANAAN QURBAN DENGAN NUANSA KEBANGSAAN DAN KEMANUSIAAN"

Soppeng, 19 Juni 2024 – Suasana khidmat kegiatan pelaksanaan qurban yang diselenggarakan oleh Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Soppeng pada perayaan Idul Adha tahun ini. Di tengah Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban turut hadir Kepala Kantor Kemenag Soppeng Bersama Kepala Seksi dan Kepala KUA untuk menyaksikan dan mengikuti prosesi Penyembelihan qurban.

Acara ini dihelat di Desa Enrekeng Kec. Ganra lokasi yang telah ditetapkan oleh panitia, dimulai sejak pagi hari dengan penuh kesiapan dan perhatian. Para penyuluh agama beserta Panitia bekerja keras untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan qurban tahun ini.

“Bersama kita melaksanakan ibadah qurban ini dengan penuh kekhidmatan dan semangat untuk terus berbagi kepada sesama. Ini adalah wujud cinta kita kepada Allah SWT dan bukti kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Bapak Mustafa, Ketua IPARI Kab. Soppeng.

Proses penyembelihan hewan-hewan qurban, dilakukan dengan cermat sesuai syariat Islam. Setelah penyembelihan, daging qurban yang telah dipersiapkan dengan baik didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar Desa Enrekeng. Penerima manfaat utama adalah fakir miskin, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu, yang menerima dengan penuh rasa syukur dan terima kasih.

Tidak hanya sebagai ritual ibadah semata, pelaksanaan qurban tahun ini juga diwarnai dengan nuansa kebangsaan dan kemanusiaan. Para penyelenggara qurban berupaya untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan tertib dan mengedepankan nilai-nilai persaudaraan serta solidaritas sosial.

Plt Kakankemenag Kabupaten Soppeng, Bapak Ahmad, menyampaikan harapannya agar kegiatan qurban ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.

Dengan berakhirnya acara qurban tahun ini, masyarakat Kabupaten Soppeng kembali mengokohkan komitmen mereka untuk menjalankan perintah agama dengan penuh keikhlasan dan ketulusan hati. Semoga semangat kebersamaan dan rasa syukur ini terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Selasa, 11 Juni 2024

Kongres JQH NU Ke VI

 


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Kami mengucapkan selamat  atas terselenggaranya Kongres ke-VI Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama. Semoga kongres ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh komitmen kita dalam memelihara, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur'an.

Kami berharap, melalui kongres ini, tercipta sinergi yang lebih kuat antar Qari' Qari'ah dan Hafizh Hafizhah di seluruh Indonesia. Semoga JQH NU terus berperan aktif dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlakul karimah dan berkontribusi positif bagi Bangsa dan Agama.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, serta memberikan kelancaran dan kesuksesan dalam setiap agenda yang diusung dalam kongres ini. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini..

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pembukaan MTQ Provinsi Sul-Sel

Acara Ceremonial Pembukaan MTQ Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024 di Kabupaten Takalar.


Senin, 10 Juni 2024

Latemmamala Raja Pertama Di Kab. Soppeng

 


Latemmamala adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Sebagai seorang Datu, gelar kebangsawanan yang sangat dihormati dalam budaya Bugis, Latemmamala dikenang bukan hanya karena kedudukannya yang tinggi, tetapi juga karena kepemimpinannya yang bijaksana dan perannya yang krusial dalam membangun dan mempertahankan kejayaan Soppeng.

Kisah Latemmamala bermula pada masa ketika Soppeng masih merupakan kerajaan yang baru berkembang. Latemmamala diangkat menjadi Datu Soppeng pada abad ke-15, sebuah masa yang penuh dengan tantangan dan dinamika politik. Dalam menjalankan tugasnya, Latemmamala dikenal sebagai pemimpin yang adil, bijaksana, dan berwawasan jauh ke depan. Ia memiliki visi yang kuat untuk memajukan wilayahnya dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Salah satu kontribusi terbesar Latemmamala adalah keberhasilannya dalam memperkuat hubungan dengan kerajaan-kerajaan tetangga melalui diplomasi yang cerdas. Ia mampu menjalin aliansi strategis yang membawa stabilitas dan kemakmuran bagi Soppeng. Selain itu, Latemmamala juga dikenal sebagai pelindung budaya dan adat istiadat Bugis. Ia mendorong pelestarian tradisi, bahasa, dan seni budaya, yang menjadi fondasi kuat bagi identitas masyarakat Soppeng.

Pemerintahan Latemmamala juga ditandai dengan berbagai pembangunan infrastruktur yang signifikan. Di bawah kepemimpinannya, Soppeng mengalami perkembangan pesat dalam bidang pertanian, perdagangan, dan pendidikan. Ia memperkenalkan berbagai inovasi dalam sistem irigasi yang meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus membangun jalan dan jembatan yang memperlancar arus perdagangan.

Warisan Latemmamala tidak hanya terasa dalam aspek fisik pembangunan, tetapi juga dalam nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskannya. Keberanian, keadilan, dan kebijaksanaannya menjadi teladan bagi generasi-generasi selanjutnya. Hingga kini, Latemmamala dihormati sebagai salah satu Datu terbesar dalam sejarah Soppeng, yang namanya selalu disebut dengan penuh kebanggaan dan hormat oleh masyarakat Bugis.

Latemmamala bukan sekadar seorang pemimpin, tetapi juga simbol kebesaran dan kejayaan Kabupaten Soppeng. Kepemimpinannya yang visioner dan dedikasinya yang tulus dalam mengabdi kepada rakyatnya membuatnya dikenang sebagai Datu yang melegenda, yang jejak langkahnya akan selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Postingan Unggulan

Dialog Lintas Agama dan Budaya Dalam Upaya Pencegahan Stunting

     Kerjasama lintas Agama menjadi kunci dalam upaya mencegah Stunting di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Pemuka agama dari berbagai ...